click below
click below
Normal Size Small Size show me how
66 MAJAS
majas
| Term | Definition |
|---|---|
| Simile | "Bagai air di daun talas." |
| Metafora | "Dia adalah bintang di kelas." |
| Personifikasi | "Angin berbisik lembut." |
| Asosiasi | "Hubungan mereka seperti kucing dan anjing." |
| Hiperbola | "Aku menunggu seribu tahun." |
| Litotes | "Rumah saya hanya gubuk kecil." |
| Eufemisme | "Beliau sudah berpulang." |
| Antonomasia | "Si Kutu Buku itu datang." |
| Depersonifikasi | "Laut itu menelan kapal." |
| Alegori | Cerita penuh simbol (misal: fabel -> sifat manusia diwakili hewan) |
| Alusio | Mengacu pada tokoh terkenal. "Dia benar-benar Romeo" |
| Metonomia | "Aku membaca Pramoedya." (Bukan orangnya, tapi karyanya) |
| Sinekdoke Pars Pro Toto | "Tolong angkat meja itu, Nak." |
| Sinekdoke Totem Pro Parte | "Indonesia menang 3-0." |
| Simbolik | "Putih melambangkan kesucian." |
| Tropen | Pergantian makna secara simbolik |
| Ironi Perbandingan | "Rajin sekali kamu... sampai tidur di kelas." |
| Antitetis | "Tuan muda hadir di acara itu." |
| Paradoks | "Ramai tapi terasa sepi." |
| Oksimoron | "Keheningan yang berisik." |
| Kontradiksi Interminus | "Semua hadir, kecuali Raka." |
| Hiperbola Pertentangan | "Tak ada manusia lebih pelit darinya." |
| Litotes Pertentangan | "Saya ini bukan siapa-siapa." |
| Ironi Pertentangan | "Nilaimu bagus sekali... nol koma sekian." |
| Sinisme | Sindiran kasar. "Kerjamu lambat sekali ya?" |
| Sarkasme | Sindiran sangat kasar. "Otak dipakai dong!" |
| Antifrasis | Kata berlawanan. "Si Pendek" (Padahal dia tinggi) |
| Ironi (umum) | "Bagus amat ruangannya... berantakan begini." |
| Sinisme (umum) | Sindiran langsung. |
| Sarkasme (umum) | Sindiran pedas. |
| Satire | Kritik sosial bernada humor. |
| Innuendo | Sindiran halus tapi merendahkan. |
| Meiosis | Merendahkan sesuatu yang besar. "Cuma goresan kecil," padahal parah. |
| Repetisi | Pengulangan kata. "Aku mau, aku butuh, aku perlu." |
| Paralelisme | Pengulangan struktur kalimat |
| Tautologi | Mengulang dengan kata sejenis. "Senang, gembira." |
| Pleonasme | Kata berlebih. "Naik ke atas." |
| Klimaks | Bertingkat naik. "Dari anak, remaja, dewasa." |
| Antiklimaks | Bertingkat turun. |
| Paralipsis (Preterito) | "Saya tidak mau bilang kamu malas... tapi ya begitu." |
| Retoris | Pertanyaan yang tidak butuh jawaban. |
| Asindeton | Tanpa kata hubung. "Datang, duduk, pergi." |
| Polisindeton | Banyak kata hubung. "Dan itu, dan ini, dan semua." |
| Elipsis | Penghilangan kata. "Mau ke mana?" |
| Aposiopesis | Kalimat menggantung. "Kalau kamu ulangi lagi, aku..." |
| Kiasmus | "Makan untuk hidup, bukan hidup untuk makan." |
| Enumerasi | Menyebutkan satu per satu. |
| Hipofora | Mengajukan pertanyaan lalu menjawab sendiri. |
| Paronomasia | Permainan kata mirip bunyi. |
| Onomatope | Tiruan bunyi. "Kring..." |
| Aforisme | Ungkapan ringkas penuh makna. |
| Epifora | Pengulangan di akhir baris/kalimat. |
| Anafora | Pengulangan di awal baris/kalimat. |
| Histeron Proteron | Urutan terbalik. "Mati dulu baru ditembak." |
| Simbolisme | Lambang tertentu. |
| Litani | Daftar panjang berirama. |
| Okupasi (Prolepsis) | Menjawab keberatan yang mungkin muncul. |
| Epizeuksis | Pengulangan langsung. "Cepat! Cepat!" |
| Poliptoton | Pengulangan kata dengan bentuk berbeda. |
| Anakoluton | Struktur kalimat kacau/tidak sesuai. |
| Hiperbaton | Mengubah susunan moral. |
| Tmesis | Memisah satu kata menjadi dua |
| Zeugma | Satu kata untuk dua makna. "Dia membuka pintu dan harapan." |
| Silepsis | Mirip Zeugma tapi verbal. |
| Peri | |
| Antiklimaks | Bertingkat turun. |
| Paralipsis (Preterito) | "Saya tidak mau bilang kamu malas... tapi ya begitu." |
| Retoris | Pertanyaan yang tidak butuh jawaban. |
| Asindeton | Tanpa kata hubung. "Datang, duduk, pergi." |
| Polisindeton | Banyak kata hubung. "Dan itu, dan ini, dan semua." |
| Elipsis | Penghilangan kata. "Mau ke mana?" |
| Aposiopesis | Kalimat menggantung. "Kalau kamu ulangi lagi, aku..." |
| Kiasmus | "Makan untuk hidup, bukan hidup untuk makan." |
| Enumerasi | Menyebutkan satu per satu. |
| Hipofora | Mengajukan pertanyaan lalu menjawab sendiri. |
| Paronomasia | Permainan kata mirip bunyi. |
| Onomatope | Tiruan bunyi. "Kring..." |
| Aforisme | Ungkapan ringkas penuh makna. |
| Epifora | Pengulangan di akhir baris/kalimat. |
| Anafora | Pengulangan di awal baris/kalimat. |
| Histeron Proteron | Urutan terbalik. "Mati dulu baru ditembak." |
| Simbolisme | Lambang tertentu. |
| Litani | Daftar panjang berirama. |
| Okupasi (Prolepsis) | Menjawab keberatan yang mungkin muncul. |
| Epizeuksis | Pengulangan langsung. "Cepat! Cepat!" |
| Poliptoton | Pengulangan kata dengan bentuk berbeda. |
| Anakoluton | Struktur kalimat kacau/tidak sesuai. |
| Hiperbaton | Mengubah susunan moral. |
| Tmesis | Memisah satu kata menjadi dua |
| Zeugma | Satu kata untuk dua makna. "Dia membuka pintu dan harapan." |
| Silepsis | Mirip Zeugma tapi verbal. |
| Perifrasa | Pengganti kata tunggal dengan frasa panjang |
| Allteration/Asonansi | Pengulangan bunyi awal/vokal. "Rama rajin membaca." |